Hari Ke Empat Puasa Ramadhan, Kota Bireuen Sepi di Pagi Hari. Minggu, hingga pukul 10.00. WIB, beberapa ruas jalan di Kota Bireuen, Provinsi Aceh, Indonesia, terlihat sepi atau lenggang. Tidak seperti hari biasanya, dihari ke empat Puasa Ramadhan beberapa ruas jalan terlihat sepi total. Hilir mudik lalulintas kendaraan terlihat sepi, hal ini mungkin dikarenakan suasana libur masih melekat di masyarakat Bireuen. Dihari biasanya, beberapa ruas jalan seperti Jalan Banda Aceh - Medan, Jalan Ramai, Jalan Andalas, Jalan Laksamana Malahayati, Jalan Langgar, Jalan Bengkel, Jalan Bireuen - Takengon, Jalan Elak Bireuen dan Jalan RSUD Fauziah Bireuen, padat akan kendaraan. Namun, selama empat hari Puasa Ramadhan kawasan tersebut sepi akan kendaraan yang berlalu lalang. Aktivitas masyarakat Bireuen di pagi hari juga terlihat sepi, walaupun sejumlah toko atau pedagang lainnya sudah memulai bisnis mereka hingga pukul 08.00. WIB. Hal ini juga terlihat di Pasar Cureh Bireuen dan Pasar Blok Bireuen, walaupun para pedagang sudah memulai membuka lapak dagangan mereka. Namun, minat pembeli di pagi hari terlihat sangat sepi. Selama bulan suci Ramadhan beberapa warung kopi atau cafe serta rumah makan tutup di pagi hari. Namun, toko yang menjual kebutuhan rumah tangga, peralatan dapur, sayur, ikan, daging, toko bahan bangunan, sparepart kendaraan, grosir dan mini market tetap buka di pagi hari. Pertokoan jual pakan dan ternak, apotek, toko emas, laundry, toko jual pakaian, sepatu, dan barang pecah belah, karpet dan sejenisnya, penjual pulsa dan paket internet, SPBU juga membuka layanan sejak pagi hari. Puncak keramaian di kota Bireuen terjadi pada sore hari usai shalat Ashar, aktivitas masyarakat terlihat sangat padat disaat menyambut waktu berbuka puasa. Saat menjelang berbuka, masyarakat Bireuen memburu makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Padatnya aktivitas masyarakat pada sore hari membuat seluruh ruas jalan di Kota Bireuen padat total, akibatnya membuat jalanan menjadi macet total ketika sore menjelang. Selama bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bireuen menyerukan agar pedagang makanan, warung nasi, rumah makan, cafe toko kue dan usaha makanan lainnya agar membuka usaha mereka usai shalat Ashar dan ditutup sementara usai berbuka puasa. Mereka dapat dibuka kembali setelah shalat tarawih dan bagi warung, cafe dilarang keras menyediakan fasilitas dan tempat untuk bermain game judi online serta live musik.
No comments yet