read.cash Log in
@247996 more from that month

Korban Rumah Kebakaran di Gandapura Bireuen Terima Bantuan Masa Panik. Pemerintah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Indonesia, melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan masa panik bagi korban rumah terbakar di Desa Keude Lapang, Kecamatan Gandapura Bireuen, Selasa, 21/03/2023. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial (Kadis Dinsos) melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Asnidar S.E kepada korban. Bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bagi masyarakat mengalami musibah. Bantuan diserahkan langsung kepada Nurlaila A Gani (42 tahun) selaku kepala keluarga, didampingi perangkat desa setempat, Tagana dan TKSK serta masyarakat sekitar. Rumah yang ditempati Nurlaila A Gani bersama tiga orang anaknya hangus terbakar pada Selasa, 21/03/2023, sekira pukul 06.15. WIB. Dalam musibah tersebut tidak ada harta benda yang mampu diselamatkan, saat musibah terjadi Nurlaila A Gani beserta anak-anaknya sedang berada di Kota Gandapura untuk berjualan nasi. Akibat peristiwa tersebut, korban sudah tidak memiliki tempat tinggal lagi. Menyangkut kronologis kejadian, menurut informasi dari rilis resmi laporan kebencanaan Taruna Siaga Bencana Bireuen yang turun ke lokasi, satu unit rumah konstruksi kayu berdinding tepas bambu milik Nurlaila A Gani terbakar. Keterangan diperoleh, pada saat itu korban memasak nasi di dapur. Oleh karena korban terburu buru untuk berjualan di pasar Geurugok, setelah memasak Nurlaila (korban) pergi bersama dengan kedua anaknya yang mana pada saat itu korban lupa mematikan api kompor gas elpiji 3 kilogram. Setelah tiba di pasar Geurugok, kemudian kedua anak korban pulang ke rumah. Setibanya di rumah, sang anak melihat rumahnya sudah dilalap api. Kemudian anaknya meminta pertolongan kepada warga setempat untuk memadamkan api.Kemudian anaknya meminta pertolongan kepada warga setempat untuk memadamkan api. Namun upaya tersebut tidak berhasil, disebabkan rumah tersebut terbuat dari bahan kayu berdinding tepas bambu yang mudah terbakar. Adapun data korban dari musibah tersebut adalah Nurlaila A Gani (42 tahun), Riski Juanda (22 tahun), Nurnalia (17 tahun), dan Isanul Kamil (15 tahun). Tidak ada korban jiwa pada musibah ini, namun rumah beserta isinya hangus terbakar.

No comments yet

Log in to join in Reading is open to everyone. Replying needs an account.