Selama Lebaran, Kota Bireuen Macet Total Pada Malam Hari. Sejak malam lebaran Idul Fitri 1444 H/2023, lalulintas di Kabupaten Bireuen terlihat sangat padat, meningkatnya sejumlah jenis kendaraan di beberapa ruas jalan mengakibatkan lalulintas macet. Pada malam takbiran, arus lalu lintas Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran dengan berbagai jenis kendaraan di kawasan Bireuen mulai padat. Padatnya kendaraan terjadi usai shalat Magrib hingga pukul 00.30. WIB, kemacetan terparah terjadi saat berlangsungnya pawai takbiran. Antusias masyarakat Bireuen menyambut hari raya Idul Fitri tahun ini sangat luar biasa, sejumlah kendaraan memenuhi beberapa ruas jalan di Kota Bireuen. Kemacetan terparah terjadi di Jalan Lapangan Voa Bireuen, dimana masyarakat mencari segala kebutuhan untuk lebaran di area pusat perbelanjaan tersebut. Jalan Simpang Empat Bireuen juga merupakan salah satu ruas jalan yang dipenuhi kendaraan, di kawasan tersebut macet total, bahkan berbagai jenis kendaraan terpaksa merayap untuk sampai ke tujuan. Kepadatan arus lalu lintas di kawasan Simpang empat Bireuen terlihat mulai pukul 17.00 WIB – 21.30 WIB, lebih, salah satu sebabnya banyaknya kendaraan dari berbagai arah juga kendaraan berbelok ke Suzuya Mall Bireuen untuk berbelanja segala kebutuhan. Sementara itu pada lebaran pertama, kedua dan ketiga, arus lalu lintas Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran dengan berbagai jenis kendaraan di kawasan Bireuen mulai padat. Kondisi kepadatan kendaraan terlihat terjadi mulai sore hari hingga malam hari, sedangkan rentang waktu lainnya kepadatan berkurang. Kemacetan juga terjadi di beberapa Kecamatan di Bireuen, sejak sore hari di kawasan Cot Ijue Peusangan terjadi macet hingga malam hari. Sedangkan Kota Peusangan, Gandapura, Peudada, Simpang Mamplam dan Samalanga mengalami hal yang sama. Rata-rata kemacetan terjadi mulai sore hari hingga malam hari. Ramainya kendaraan selain arus mudik lebaran juga kunjungan lebaran dan aktivitas lainnya. Kendaraan melintas umumnya minibus, angkutan umum L300, kendaraan pikap terbuka maupun sepeda motor. Sedangkan kendaraan sejenis truk barang jarang terlihat, sedangkan bus berbadan lebar mulai terlihat. Bagi pengendara yang akan memasuki kawasan Simpang Empat Bireuen harus bersabar karena banyaknya kendaraan di kawasan tersebut mulai dari Aceh Tengah ke Banda Aceh atau Medan atau sebaliknya dari Medan ke Takengon maupun ke Banda Aceh, selain itu banyak kendaraan berbelok ke kawasan Kota Bireuen. Beberapa anggota Polres Bireuen di kawasan Simpang Empat Bireuen terlihat mengurai kemacetan dengan mengarahkan kendaraan dari Medan ke Banda Aceh untuk memasuki ke arah Takengon dan nantinya di depan masjid Agung berbalik lagi langsung ke simpang empat ke arah Banda Aceh sehingga tidak terjadi antrian panjang. Sementara itu, Jajaran Polres Bireuen bersama tim gabungan serta seluruh Polsek terus mengawal kelancaran arus lalu lintas lebaran Idul Fitri 1444 H, guna memastikan aman dan lancar dilalui pengendara. Selain hadirnya satu pos pengamanan di kawasan Batee Iliek, satu pos pengamanan di depan Bank Aceh Syariah Bireuen dan satu pos lainnya di kawasan Keude Gandapura Bireuen juga jajaran Polsek masing-masing kecamatan membantu kelancaran lalu lintas. Kemudian, anggota Polres yang juga melakukan patroli di kawasan tersebut baik di Jeunieb sampai Keude Samalanga, Bireuen. Jajaran Polres Bireuen bersama instansi terkait yang tergabung dalam operasi ketupat akan terus mengawal arus lalu lintas lebaran Idul Fitri hingga arus balik mudik nanti, masyarakat pengguna jalan raya agar selalu berhati- hati dan patuhi rambu-rambu lalu lintas, utamakan keselamatan.
No comments yet